INVESTASI JANGKA PENDEK

Investasi Jangka Pendek Paling Bagus Bagi Pemula

Banyak jenis produk investasi jangka pendek paling bagus bagi pemula yang tersedia di pasar modal, seperti deposito, peer to peer lending, reksa dana dan lain sebagainya. Pada jenis investasi inilah anda bisa mendapatkan imbalan keuntungan yang bisa kamu rasakan di masa depan. Tapi sebelum itu, ketahui dulu investasi jangka pendek apa saja yang paling menguntungkan untuk sebagai pemula yang ingin mencoba berinvestasi.

TRENDING |  Tips Investasi Reksadana ala Mentor Warren Buffett

1. Deposito

Deposito merupakan salah satu produk investasi yang dimiliki oleh suatu perbankan dengan tujuan untuk menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu dengan beberapa ketentuan yang berlaku. Umumnya, deposito baru bisa dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang sudah disepakati antara nasabah dan perbankan. Jangka waktu yang ditentukan biasanya 3 bulan, 6 bulan hingga 12 bulan. Jika kamu mencairkan sebelum jatuh tempo maka akan ada penalti atau denda yang harus kamu bayarkan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

TRENDING |  Peluang Investasi Terbaik Tahun 2021

2. Reksa Dana

Salah satu jenis investasi jangka pendek yang likuid dan praktis, model pengelolaan reksa dana terbilang simpel karena bisa dilakukan sendiri oleh investor. Umumnya disediakan berbagai macam jenis reksa dana, diantaranya reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang.

TRENDING |  Cara Investasi Untuk Anak Muda dalam 5 Langkah Mudah

Tentunya semua jenis reksa dana memiliki fluktuasi pergerakan harga serta risiko yang berbeda-beda. Tinggal pilih saja mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan investasi kamu.

reksadana
Investasi Jangke Pendek Reksadana

3. Peer to Peer (P2P) Lending

P2P terbilang salah satu investasi yang masih baru, namun peer to peer lending ini telah menjadi investasi populer dan mulai diminati masyarakat. Meskipun memiliki risiko tinggi yang ditanggung oleh pihak investor karena tidak bernaung di bawah lembaga keuangan resmi milik negara, namun imbal hasil yang cukup tinggi justru bisa menjadi pertimbangan para investor.

TRENDING |  Jenis-jenis Properti yang Layak Jadi Instrumen Investasi

Karena berbeda dengan investasi jangka pendek seperti deposito yang imbal hasilnya di bawah 10%, rata-rata P2P Lending ini bisa memberikan keuntungan hingga lebih dari 15%.

Jika anda sudah memutuskan untuk investasi jangka pendek yang mana yang cocok untuk anda. Perlu diketahui bahwa setiap jenis produk investasi ada resiko yang berbeda. Silahkan pilih yang sesuai dengan anggaran dan tujuan anda berinvestasi.

TRENDING |  Investasi Rumah : Tips Berburu Rumah dalam Pameran Properti

Menarik untuk dibaca : Subsidi Gaji 1 Juta di Wilayah PPKM Level 4  | Jadwal LIVE Badminton Olimpiada Tokyo

Bila anda mengingkan investasi lain silahkan cek Peluang Investasi Terbaik Tahun 2021.

Pencarian Populer : Investasi Property ,Keuntungan Investasi Property ,Investasi Properti Syariah ,Investasi Properti Online ,Investasi Properti ,Cara Investasi Reksadana Pasar Uang ,Belajar Investasi Reksadana ,Bibit Investasi Reksadana ,Bareksa Portal Investasi ,Cara Investasi Reksadana Online ,Cara Menghitung Nilai Investasi Asuransi Prudential Setelah 10 Tahun ,Asuransi Investasi Prudential ,Asuransi Investasi ,Cara Investasi Reksadana Di Bibit ,Asuransi Prudential Kesehatan Dan Investasi ,Cara Investasi Saham Untuk Pemula ,Contoh Investasi Syariah ,Bareksa Investasi ,Cara Investasi Di Reksadana ,Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula

Daftar Isi :

Check Also

Belajar Investasi Saham

Rekomendasi Buku Untuk Anda yang Ingin Belajar Investasi Saham

Belajar Investasi Saham – Memulai investasi saham memang membutuhkan pengetahuan dan info yang cukup. Di …