kunci jawaban

Sebelum datangnya pengrauh hindu-budha, masyarakat praaksara di Indonesia sudah mengenal system kepercayaaan. Bukti adanya sistem kepecayaan pada masa berburu dan meramu adalah

Sebelum datangnya pengrauh hindu-budha, masyarakat praaksara di Indonesia sudah mengenal system kepercayaaan. Bukti adanya sistem kepecayaan pada masa berburu dan meramu adalah…

a. terdapat banguna punden berundak dan menhir sebagai tempat pemujaaan
b. kepercayaan terhadap roh nenek moyang
c. nekara sebagai pelengkap upacara memanggil hujan

Jawaban

Jawabannya adalah A. terdapat banguna punden berundak dan menhir sebagai tempat pemujaaan

TRENDING |  proses tumbuh dan berkembangnya demak menjadi pusat perdagangan dan penyiaran agama Islam di jawa

Simak pembahasan berikut!

Masa berburu dan meramu tepatnya terjadi pada masa pada akhir masa Mesolitikum dan awal masa Neolitikum, manusia prasejarah pada masa itu memiliki sistem kepercayaan berupa penghormatan pada roh nenek moyang dan roh alam.

Kepercayaan ini di kenal dengan Animisme dan Dinamisme. Mereka melakukan pemujaan itu dengan mendirikan menhir dan punden berundak.

TRENDING |  Objek hutan alam pada citra satelit penginderaan jauh multispektral berciri-ciri ....

Menhir adalah bangunan yg berupa tugu batu yg didirikan untuk upacara menghormati roh nenek moyang.
Punden berundak merupakan bangunan yg tersusun bertingkat dan berfungsi sebagai tempat pemujaan terhadap roh nenek moyang.

Oleh karena itu, Bukti adanya sistem kepecayaan pada masa berburu dan meramu adalah terdapat banguna punden berundak dan menhir sebagai tempat pemujaaan.

TRENDING |  Nilai-nilai karakter apa yang dapat disimpulkan terhadap kehidupan kesultanan islam di jawa dan era masuknya imperialisme dan kolonialisme di jawa

 

Pertanyan Lain :

TRENDING |  Prasasti Canggal yang bertahun 732 M ditemukan pada sebuah bangunan lingga yoni di gunung Wukir. prasasti tersebut berhuruf pallawa dengan bahasa sanskerta. Isi prasasti tersebut adalah

Kumpulan Materi :

Informasi Kuliah dan Beasiswa :

Daftar Isi :

Check Also

kunci jawaban

Nama pujangga yang menuliskan semboyan tersebut dalam kitab sutasoma adalah

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa adalah istilah untuk menggambarkan situasi Indonesia yang berbeda …